Bagaimana Kalau tidak yang tanya saat presentasi

Pernahkah kamu mengikuti presentasi yang selesai dengan sesi tanya jawab (Q&A), namun tiba-tiba keheningan yang terasa tidak nyaman mengisi ruangan? Semua orang menunggu untuk bertanya, tetapi tak ada satu pun pertanyaan yang muncul. Situasi seperti ini memang bisa membuat kita cemas, apalagi jika kita adalah presenter yang ingin memastikan audiens merasa terlibat dan mendapatkan banyak informasi. Tapi jangan khawatir! Ada cara mudah untuk mengatasi situasi ini agar kesan akhir tetap positif dan presentasi berjalan lancar.

1. Menyiapkan Kesimpulan Setelah Sesi Q&A

Hal pertama yang perlu diingat adalah bahwa sesi tanya jawab bukan akhir dari presentasi. Begitu sesi Q&A selesai dan tidak ada yang bertanya, kamu harus langsung beralih ke kesimpulan. Menyiapkan bagian kesimpulan setelah sesi tanya jawab memungkinkan kamu untuk menutup presentasi dengan poin-poin utama yang ingin kamu tekankan, memastikan audiens tetap pulang dengan informasi yang jelas dan terstruktur.

2. Gunakan Transisi yang Tepat untuk Menghindari Keheningan

Jika tidak ada yang bertanya, salah satu solusi terbaik adalah dengan menggunakan transisi yang tepat. Misalnya, kamu bisa mengatakan, “Jika tidak ada pertanyaan saat ini, saya akan langsung melanjutkan ke kesimpulan untuk menyimpulkan poin-poin yang telah kita bahas.” Ini memberikan kamu kontrol untuk mengarahkan percakapan ke bagian akhir tanpa terasa terputus. Transisi ini juga membantu audiens tahu bahwa presentasi akan segera berakhir, meskipun sesi tanya jawab sepi.

3. Langsung Masuk ke Slide Terakhir dan Fokus pada Poin Utama

Begitu sesi tanya jawab selesai tanpa pertanyaan, jangan ragu untuk langsung menuju ke slide terakhir. Ini adalah cara yang efektif untuk memfokuskan perhatian audiens pada kesimpulan yang ingin kamu sampaikan. Di slide terakhir, kamu bisa menyoroti poin utama yang telah kamu bahas sepanjang presentasi. Dengan begitu, audiens tetap mendapatkan pesan yang jelas dan tidak merasa kehilangan fokus setelah sesi Q&A yang sepi.

4. Memberikan Penutupan yang Tegas dan Berkesan

Penutupan yang tegas adalah kunci untuk meninggalkan kesan terakhir yang kuat. Setelah memaparkan kesimpulan, berikan ajakan atau pertanyaan reflektif yang mengundang audiens untuk berpikir lebih lanjut tentang apa yang telah kamu sampaikan. Kamu bisa mengakhiri dengan kata-kata seperti, “Saya berharap apa yang saya sampaikan bisa memberikan insight dan solusi untuk masalah yang kita bahas. Terima kasih atas perhatian dan waktu yang diberikan.” Penutupan seperti ini memberikan kesan positif yang kuat dan memastikan audiens tetap merasa dihargai.

Di UBSI Kampus Surakarta, pendidikan di program studi Sistem Informasi dan Akuntansi tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga keterampilan praktis yang sangat berguna di dunia profesional, salah satunya adalah kemampuan untuk berpresentasi dengan percaya diri. Mahasiswa di UBSI dibekali dengan keterampilan komunikasi yang baik, yang sangat penting untuk membuat presentasi yang efektif dan menanggapi tantangan seperti sesi tanya jawab yang sepi. Jadi, jika kamu ingin mengasah kemampuan berbicara di depan umum dan memperbaiki cara kamu menyampaikan ide, UBSI adalah tempat yang tepat untuk memulai perjalanan kariermu!

Kesimpulannya, meskipun tidak ada pertanyaan yang muncul selama sesi tanya jawab, kamu masih memiliki kendali penuh untuk menutup presentasi dengan cara yang positif dan terstruktur. Dengan persiapan yang matang dan penutupan yang tegas, kamu bisa memastikan bahwa pesan yang kamu sampaikan tetap jelas dan berkesan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *